Wonosobo (06/01/2026) – Tim Pengawas Kegiatan melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap kegiatan Pembangunan/Rehabilitasi Drainase Jalan Pengarengan–Bojong RW 013, Desa Jangkrikan, Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo, pada Selasa kemarin.
Tim pengawas kegiatan terdiri dari Kasi Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kecamatan Kepil serta Tenaga Pendamping Profesional Kecamatan. Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Kepala Desa Jangkrikan, Pelaksana Kegiatan Anggaran (PKA), dan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK). Dalam monev ini, tim melakukan pengukuran serta pemeriksaan hasil pelaksanaan pembangunan drainase di lapangan.
Pembangunan drainase tersebut didanai melalui Dana Perubahan APBD Provinsi Jawa Tengah dengan nilai anggaran sebesar Rp100.000.000,-. Kegiatan mulai dilaksanakan pada bulan Desember 2025 dan dikerjakan oleh TPK dengan melibatkan tenaga kerja masyarakat setempat melalui sistem padat karya tunai.
Berdasarkan hasil pengukuran dan pemeriksaan di lapangan, diperoleh hasil pembangunan drainase dengan panjang kurang lebih 133 meter, tinggi 0,5 meter, dan lebar 0,25 meter. Tim pengawas menyatakan bahwa volume pekerjaan telah sesuai dengan gambar perencanaan serta Rencana Anggaran Biaya (RAB) teknis yang telah ditetapkan. Dari segi kualitas, pekerjaan juga dinilai sudah baik dan memenuhi ketentuan teknis yang berlaku.
Kepala Desa Jangkrikan, Bambang Nursahid, berharap pembangunan drainase tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Kami berharap bangunan ini dapat meningkatkan keamanan bahu jalan serta menjadikan aliran air lebih tertata dan lancar, sehingga dapat mengurangi potensi kerusakan jalan dan genangan air,” ujarnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kasi Ekbang Kecamatan Kepil, Puji Lestari, S.E., menegaskan pentingnya pelaksanaan kegiatan pembangunan yang sesuai dengan aturan. “Setiap pelaksanaan pembangunan harus transparan, melibatkan masyarakat, serta dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku agar tidak menimbulkan permasalahan hukum di kemudian hari,” tegasnya.
Dengan dilaksanakannya monitoring dan evaluasi ini, diharapkan seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan sesuai perencanaan serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Desa Jangkrikan. (HF)